blog rsud sragen

menjalin silaturahim online

Open Discussions For Beter Hospital

rsud-sragenPengantar Redaksi,

RSUD Sragen terus berbenah diri dalam mempersiapkan Akreditasi 16 Pelayanan yang akan dilaksanakan dalam tahun ini. Budaya mengemukakan pendapat yang santun, senantiasa dikembangkan. Sebut saja dengan adanya “open discussions for beter hospital” dan blogrsudsragen (blogrsudsragen.wordpress.com, red) memaksa redaksi “memoderasi” beberapa masukan, kritik dan komentar pembaca seputar pelayanan di RSUD Sragen. Seperti yang dipaparkan oleh Sonny “Dul” Rahmansah Tim Redaksi Blog RSUD Sragen. Berikut petikan selengkapnya.

Menurut Bang Dul, apa sebenarnya konsep yang melatar belakangi membuat blogrsudsragen ini?
Blog ini adalah salah satu media bagi kami, yang berisi pemikiran tentang sebuah tekad untuk belajar dan menjalin silaturahim. Harapan dan tekad awal blog ini adalah merupakan salah satu rangkaian kegiatan pembelajaran dalam mengemukakan gagasan, konsep dan pendapat seputar pelayanan di RSUD Sragen.

Kemudian bagaimana tanggapan dari pihak Direksi?
Bapak Direktur memberikan ijin dan sangat mendukung adanya blog ini, dengan harapan semoga dapat menambah kebaikan untuk semua. Dan beliau berpesan untuk terus maju.

Sedangkan tanggapan teman – teman anda?
Oh yaa, intinya teman – teman sangat mensuport dengan tulisan di kolom komentar pembaca dan banyak yang ingin menyumbangkan artikel tulisan. Saat ini kami tengah mencari dan menyusun sebuah format yang tepat buat artikel teman-teman.

Bang Dul, apa saja yang didapatkan dari blog ini?
Ada banyak manfaat yang kami dapatkan dari blog ini, diantaranya jalinan silaturahim melalui network. Kemudian kami juga mendapat beberapa komplain layanan, masukan, kritik, komentar dsb. Dan yang utama harapan kami dapat membangun company image yang baik.

Lalu apa harapan Bang Dul kedepan?
Ha..ha.. (ketawa trus keselek, red)
Simple saja, kami bisa menumbuh suburkan budaya mengemukakan gagasan, konsep dan pendapat secara santun barangkali itu harapan kami. This is open discussions for beter hospital.

Apa yang akan Bang Dul lakukan untuk mewujudkan hal ini?
Ya, disamping menambah acces point internet, kami akan melakukan pelatihan singkat untuk memberikan kesempatan kepada teman – teman di bagian security, cleaning service kemudian di bagian teknik dan teman – teman perawat.

Mengapa segmen teman – teman ini yang anda pilih?
Karena jujur dalam berpendapat, jaringan kami tidak hanya segmen atas saja. Justru kami merangkul teman – teman yang komit mengakses internet. Sebagai informasi, angka teman – teman yang mengakses internet naik berkisar 35% di awal tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sekitar 7%. Ini artinya semakin banyak teman – teman yang sudah menjelajahi dunia maya, tidak seperti katak dalam tempurung.

Dalam salah satu artikel, Bang Dul menyebut “Laskar Ilmi” bisa dijelaskan?
Laskar Ilmi adalah jaringan dan sebuah komunitas dari berbagai profesi, yang peduli dan komit terhadap peningkatan kualitas pelayanan yang didasari ilmu. Kita tidak akan dapat memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan standar dan parameter yang ada, tanpa kita tahu ilmunya. Bagaimana kita mampu mengoperasionalkan alat-alat yang canggih, kalau kita kurang ilmu. Di kalangan Komite Medis, kita mengenal Epidence Based Medicine dan perkembangan ilmu kedokteran ini dapat kita asah melalui internet, kemudian beberapa permasalahan keuangan yang timbul karena kita kurang ilmu mengenai peraturan atau aturan hukum yang berlaku.

Apa pandangan Bang Dul mengenai Bidang Mutu dan Pendidikan?
Konsepnya sudah benar, tinggal kita mengoptimalkan dan memastikan berjalan sesuai dengan rel-nya. Di awal kita sudah menyampaikan konsep, hambatan dan beberapa langkah-langkah perbaikan kepada Direksi; ada lima agenda yang kita sampaikan yakni pertama adalah konsep, pandangan dan nilai-nilai keyakinan. Kedua; perbaikan sistem, prosedur dan kebijakan. Ketiga yakni sarana, prasarana dan peralatan dan keempat adalah kualitas perencanaan sedangkan kelima adalah profit. Selama ini kami berupaya mengoptimalkan sumber daya dan infrastruktur yang ada; not having the right team, yang kita butuhkan adalah “penumpang yang tepat” pada “kursi yang tepat”.

Ada pendapat mengenai angka pendapatan RS yang mencapai 26 Milyar, bagaimana menurut Bang Dul?
Kami sangat menghormati teman-teman dengan tolok ukur keberhasilan dari sisi finansial, dan harus diingat keberhasilan dari sisi finansial ini harus mendukung pelayanan yang diberikan berkualitas dan memenuhi standar dan parameter yang harus ada. Disamping juga kesejahteraan karyawan. (bersambung)

Filed under: Catatan Kecil Dulkumat, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pesan Layanan Masyarakat

RSS detik.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: