blog rsud sragen

menjalin silaturahim online

RSUD Sragen Nominator Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi

RSSIBSRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen benar benar menunjukkan konsistensinya dalam upaya menurunkan resiko kematian ibu dan bayi. Hal ini terbukti dengan masuknya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sragen sebagai salah satu nominator Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB) tingkat Jawa Tengah. Monitoring dan Evaluasi kegiatan tersebut dilakukan di RSUD Sragen Sabtu (24/10).

“Masuknya RSUD Sragen sebagai salah satu nominator RSSIB merupakan wujud nyata dari keseriusan seluruh elemen terkait untuk menurunkan kematian ibu dan bayi” kata Direktur RSUD Sragen dr. H. Farid Anshori, MM. Ia berharap penilaian ini bukan hanya formalitas tetapi benar – benar suatu bukti nyata upaya Pemkab Sragen untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Target yang ingin dicapai oleh Kabupaten Sragen pada tahun 2010 adalah menurunkan angka kematian bayi menjadi 125 kematian bayi per 100.000 kelahiran. Untuk mewujudkan hal tersebut banyak sekali yang telah dilakukan, antara lain sosialisasi tiga terlambat dan empat terlalu.

Tiga terlambat adalah terlambat mengenali bahaya, terlambat menuju fsilitas kesehatan serta terlambat mendapatkan layanan kesehatan. Sedangkan Empat terlalu adalah terlalu muda untuk hamil, terlalu tua untuk hamil, terlalu sering hamil serta terlalu banyak hamil. Dengan sosialisasi tersebut diharapkan para calon ibu bisa lebih waspada terhadap kehamilannnya.

Tim monitoring dan evaluasi dari provinsi terdiri dari empat orang. Mereka melihat secara riil kegiatan yang ada di RSUD Sragen apakan semua sesuai dengan instrument yang dikirim kepada mereka. Selain melakukan tanya jawab dengan Tim RSSIB, tim monitoring juga akan melakukan kunjungan ke lapangan.

“Tahun 2009 di Jawa Tengah terdapat empat nominator RSSIB.” ujar ketua tim monitoring Dra. Dewi Indrajati. Keempat Rumah Sakit Tersebut adalah RSUD Banyumas, RSUD Boyolali, RS Islam Klaten serta RSUD Sragen.

Untuk peringkat pertama pelaksana RSSIB nantinya akan mendapatkan penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pemberian penghargaan tersebut rencananya akan diberikan di Jakarata pada puncak peringatan hari ibu tanggal 22 Desember mendatang. Sedangkan peringkat II, II dan IV akan mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah. (dyn)
101_0484

IMAGE0045

101_0440

About these ads

Filed under: Berita Bukanlah Derita, , ,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pesan Layanan Masyarakat

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: